Kesehatan

Cara Menghitung Kalori Makanan Yang Dikomsumsi Sehari Hari

Apakah anda masih ingat dengan rumus kalori yang diperlukan oleh tubuh? Apakah hal ini masih terdengar asing untuk anda? Bila seperti itu, marilah kita perhatikan bersama. Apabila kalori makanan yang masuk kurang dari jumlah kalori yang keluar, maka tubuh kita akan mengambil cadangan kalori yang tersimpan di dalamnya.

Jumlah kalori makanan yang dibutuhkan tubuh itu tergantung dengan berat badan dan juga aktifitas harian anda. Prinsip kerjanya dalam hal ini dapat kita samakan dengan mesin yang memerlukan bahan bakar agar dapat bergerak dengan baik. Bahan bakar yang dapat dijadikan kalori yaitu karbohidrat, lemak dan juga protein.

Kalori Makanan Kunci Berat Badan Sehat

Kalori sendiri merupakan takaran energi di dalam makanan. kunci dari berat badan yang sehat adalah mengetahui berapa banyak kandungan kalori makanan yang telah anda konsumsi sehingga bisa disesuaikan dengan jumlah energi yang dibakar dalam tubuh. Tubuh kita memerlukan kalori makanan untuk bisa beraktifitas.

Biasanya rata- rata wanita memerlukan sekitar 1.600-2.400 kilokalori (kkal) setiap hari. Sementara itu untuk rata-rata pria memerlukan 2.000-3000 kkal. Akan tetapi jumlah kalori yang diperlukan tiap orang tentunya berbeda-beda tergantung pada tinggi, berat tubuh serta tingkat keaktifan mereka.

Jumlah kalori yang dibakar tubuh saat beraktivitas fisik di pengaruhi oleh banyak faktor. Di antaranya usia serta jenis kegiatan yang telah dilakukan. Misalnya bersepeda tentu akan lebih banyak membakar kalori jika dibandingkan dengan berjalan santai. Jika tidak digunakan sebagai bahan bakar, maka kalori yang lebih akan disimpan dalam tubuh sebagai lemak.

Cara Menghitung Kalori Makanan

Lemak, karbohidrat dan juga protein merupakan jenis nutrisi yang mengandung kalori yang memiliki peran sebagai bahan bakar tubuh. Setiap gram lemak itu mengandung rata- rata 9 kalori. Sedangkan untuk karbohidrat serta protein mengandung rata- rata 4 kalori. Sementara itu untuk makanan kemasan kalori yang terkandung di dalamnya bisa dilihat dari label nutrisi yang berada di bagian belakang. Data ini sangat berguna untuk memastikan bahwa Anda tak mengonsumsi kalori yang berlebihan. Satuan yang digunakan biasanya adalah kkal atau kJ ini adalah singkatan dari kilojoule.

Dengan mudah anda dapat membandingkan kadar kalori yang ada dalam berbagai produk yang berbeda. Sebab label yang tertera biasanya akan mencantumkan kadar kalori per 100 ml atau 100 gram. Sebaiknya anda selalu mengecek label nutrisi dalam setiap makanan yang nantinya Anda konsumsi. Yang perlu diwaspadai yaitu saat label tersebut hanya tertulis “sekian kalori dalam satu porsi”. Maka itu tak ada ukuran standar yang bisa dijadikan patokan pada “satu kemasan” atau “satu porsi”.

Rumus Menghitung Kalori Makanan

Jumlah kalori makanan yang dibutuhkan = Kisaran Metabolisme Basal (BMR) + Kalori yang dibutuhkan untuk beraktivitas

Mari kita ambil contoh orang yang memiliki berat badan 70 kg dengan kisaran metabolisme basal sebesar 1.450 kkal. Jika ia melakukan aktifitas berjalan normal (kecepatan 3 km/jam) dengan waktu tempuh 3 ½ jam, maka kalori untuk berjalan mencapai 840 kkal. Selain itu, ia juga melakukan aktivitas lain, yaitu berenang normal (kecepatan 23 meter/menit) selama 1 jam, maka kalori untuk berenang mencapai 275 kkal. Berapa jumlah kalori makanan yang dibutuhkannya dalam sehari? Jika, Anda melakukan penjumlahan sesuai rumus diatas (1.450 + 840 + 275) maka akan diperoleh jumlah 2565 kkal.

Nah, seperti itulah cara menghitung kalori makanan yang bisa dikonsumsi setiap hari. Semoga ini bisa menambah pengetahuan anda untuk lebih menjaga kesehatan tubuh.

Join The Discussion