Kesehatan

Mengenal Siklus dan Fase Menstruasi Yang Terjadi Pada Wanita

Mengenal Siklus dan Fase Menstruasi Yang Terjadi Pada Wanita

Haid atau menstruasi adalah sebuah perubahan fisioligis yang terjadi pada seorang wanita yang sudah dewasa. Menstruasi ini akan terjadi secara berulang setiap bulannya. Setiap fase menstruasi ini sendiri dipengaruhi dua hormon yakni hormon estrogen dan progesteron. Dengan kata lain menstruasi merupakan peluruhan dinding rahim yang disebabkan sel telur yang sudah matang tidak dibuahi sel sperma.

Umumnya fase yang terjadi pada menstruasi wanita itu terbagi dalam 4 tahapan. Sedangkan pada masing- masing fase dipengaruhi serta berkaitan erat dengan sistem koordinasi pada hormon reproduksi. Selain itu fase dan siklus menastruasi ini bisa mempengaruhi keadaan fisik dan juga emosional. Tapi kadang banyak wanita yang belum mengerti informasi ini. Jadi akan kami jelaskan di sini selengkapnya.

Siklus dan Fase- FaseMenstruasi dan Penjelasannya

Pada wanita normal menstruasi biasanya memiliki siklus berbeda-beda yakni antara 21 sampai35 hari. tetapi apabila dirata-rata, maka siklus menstruasi dari kebanyakan wanita yaitu sekitar 28 hari. Agar bisa menghitung siklus menstruaasi, maka ketahui lebih dulu apakah selama ini haid anda teratur atau tidak. Jika tidak, maka anda bisa hitung siklus menstruasi minimal 3 bulan.

Ciri-ciri siklus menstruasi normal :

  1. Siklus haid pada wanita memang berbeda-beda. Akan tetapi normalnya rentang siklus haid adalah antara 21 sampai 35 hari.
  2. Normal atau tidaknya haid bisa dilihat dari jumlah darah haid yang dikeluarkan. Pada haid wanita normal akan mengeluarkan darah sekitar 10 hingga 80 ml perharinya.
  3. Warna darah haid yang normal yaitu berwarna terang atau ada pula yang berwarna kecoklatan.
  4. Tidak terdapat gumpalan pada darah haid.

Cara menghitung siklus menstruasi :

  1. Tandai tanggal yang merupakan hari pertama kamu datang bulan selama 3 bulan berturut-turut.
  2. Anda hitung dengan benar rentang waktu haid hari pertama bulan pertama ke hari pertama pada bulan kedua minimal sampai bulan ke-3.
  3. Jika rata-rata siklus menstruasi masih diantara 21 hingga 35 hari, maka masih dikatakan normal.

Nah, setelah mengetahui siklus menstruasi dan bagaimana cara menghitungnya, maka selanjutnya kita akan bahas mengenai fase- fase menstruasi yang selalu dialami oleh wanita. Dengan demikian anda bisa mempersiapkan diri untuk menghadapinya. Ini dia urutannya:

1. Fase follikuler atau pra ovulasi

Ini terjadi selama hari pertama sampai hari ketiga belas. Dalam fase ini terjadi pelepasan hormon Follicle Stimulating Hormone oleh kelanjar pituitari atau hipofisia. Terjadi peningkatan hormon estrogen dan testosteron yang tadinya menurun. Dengan begitu wanita menjadi lebih berenergi, nafsu makan meningkat, dan bergairah.

  1. Fase Ovulasi

Terjadi pada hari ke-14. Hormon luteinizing yang ada di sel telur yang telah matang akan dilepaskan ke tuba fallopi. Hormon LH bisa bertahan kurang lebih 12- 24 jam. Sedangkan hormon estrogen dan testosteron dalam tingkat yang paling tinggi. Efeknya percaya diri dan gairah untuk melakukan hubungan akan meningkat.

  1. Fase luteal

Nah, fase ini terjadi pada hari kelima belas sampai siklus menstruasi terakhir. Dalam fase ini bekas folikel yang ditinggalkan sel telur bisa membentuk korpus luteum yang nantinya menghasilkan hormon progesteron. Dalam masa ini kondisi emosional lebih stabil.

  1. Fase Menstruasi

Terjadinya fase ini adalah hari ke-29. Hall ini terjadi bila ovum dilepaskan oleh folikel yang tidak terbuahi spermatozoid. Korpus luteum akan meluruh menjadi korpus albikans. Akibat dari sekresi estrogen tersebut berakibat turunnya hormon progesterone. Dengan demikian dinding endometrium meluruh bersama dengan sel telur dan terjadilah menstruasi. Biasanya menstruasi berlangsung selama 8 hari.

Join The Discussion